Game Pokémon Trading Card Memperkaya Pasar Gaming

Antusiasme antusiasme terhadap permainan kartu di Indonesia sangat menggembirakan Perusahaan Pokémon dari Jepang dan Grup Salim melalui PT Anugerah Kreasi Gemilang (AKG) sebagai pemegang lisensi utama untuk membawa Pokémon Trading Card Game ke Indonesia, bersama dengan beberapa kegiatan bisnis lain yang siap dibangun di sini.

Masuknya Pokémon Trading Card Game tentu saja merupakan kabar baik bagi para pemain kartu di Indonesia, mengingat game ini adalah salah satu permainan kartu paling populer di dunia. Menargetkan rentang usia 6 hingga 35 tahun, permainan kartu ini dibawa ke Indonesia dengan versi lokal yang menggunakan bahasa Indonesia. Namun uniknya, kartu ini masih bisa valid secara internasional. Perusahaan Pokémon mengadakan kompetisi skala internasional bernama “Pokémon World Championships” setiap tahun.

Para pemain terbaik dari seluruh dunia akan bersaing untuk mendapatkan gelar Permainan Kartu Perdagangan Juara Dunia. Untuk pemain Indonesia, kompetisi skala nasional akan diadakan pertama kali (Kejuaraan Indonesia Pokémon) dan pemain yang memenangkan kompetisi dalam turnamen skala ini akan diundang untuk mengambil bagian dalam acara Kejuaraan Dunia Pokémon 2020.

Meskipun tahun ini, tidak ada pemain dari Indonesia yang berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Pokémon, tetapi diharapkan mulai tahun depan, pemain Indonesia juga akan meramaikan kejuaraan dunia.

Axton Salim, Direktur Eksekutif Grup Salim, menjelaskan, bersama dengan Perusahaan Pokémon, untuk pertama kalinya, merilis versi Indonesia dari Pokémon Trading Card Game. Game ini melatih pemain untuk berpikir secara strategis karena permainan ini membutuhkan taktik dan keahlian untuk dapat memainkan kartu dengan cara offline. Selain itu, kartu ini unik karena meskipun menggunakan bahasa Indonesia, kartu ini dapat diterapkan secara internasional.

Modder Berikan Muka Henry Cavill Dalam The Witcher 3

Permainan Pokémon dibuat untuk pertama kalinya pada Februari 1996, sebagai video untuk konsol Nintendo Game Boy yang memberikan pengalaman pemain dalam berbagai elemen bermain, seperti pengumpulan kartu melalui, menangkap, dan memelihara Pokémon, termasuk berkomunikasi dengan teman-teman yang bermain melalui bertukar kartu kegiatan dan pertempuran dalam permainan. Pada bulan Oktober 1996, Game Kartu Pokemon Trading diresmikan sebagai game kartu pertukaran pertama dan tertua di Jepang.

Setiap kartu memiliki efeknya sendiri, yang berarti para pemain dapat menikmati aktivitas mereka dalam mengatur kartu pilihan mereka, yang kemudian digunakan dalam pertempuran strategis melawan pihak lawan. Bagian yang menyenangkan dalam permainan kartu ini adalah ketika pemain bertatap muka, seperti ketika mereka harus bertukar salam dan berjabat tangan di awal dan di akhir permainan.

Gim Kartu Perdagangan Pokémon Gim ini dengan cepat mendapatkan antusiasme yang besar di banyak negara sehingga hingga Maret 2019, gim kartu ini telah terjual lebih dari 27,2 miliar kartu di seluruh dunia.

Anggota Dewan Direksi perusahaan The Pokémon Company, menjelaskan kelebihan dari Pokémon Trading Card Game. Permainan kartu ini membangun keterampilan karakter dan sosial untuk setiap pemain, karena ini adalah permainan kartu offline dan bukan permainan kartu online.

Untuk alasan ini, diharapkan bahwa Permainan Kartu Pokémon Trading ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia seperti yang telah terjadi di bagian lain dunia selama 23 tahun terakhir sejak keberadaan game ini.

Kartu fisik Pokémon dipasarkan di jaringan toko Indomaret yang tersebar di seluruh Jabodetabek dan toko permainan resmi. Menyesuaikan dengan target pasar, harga kartu Pokemon dihargai Rp. 20 ribu untuk Paket Booster hingga Rp. 80 ribu untuk Starter Deck.

Game Pokémon Trading Card Memperkaya Pasar Gaming

One thought on “Game Pokémon Trading Card Memperkaya Pasar Gaming

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *